For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

News Detail

BACK
Published on Oct 07, 2020

PERINGATAN WAJIB ST. PERAWAN MARIA RATU ROSARIO

BEATO BARTOLO LONGO DAN DEVOSI KEPADA ROSARIO SUCI

Bartolo Longo lahir di Latiano, Italia pada 10 Februari 1841. Suatu hari Longo mengalami penyakit mental, paranoia, depresi dan kecemasan sampai ingin bunuh diri. Beruntung, temannya bernama Vincenzo Pepe segera membawanya kepada seorang imam Dominikan, Rm. Alberto Radente. Dia dibimbing untuk berdevosi kepada Rosario Suci. Pada 7 Oktober 1871, pada pesta Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci, Longo menjadi seorang Dominikan awam.

Ketika sampai di Pompei, karena pekerjaannya sebagai seorang pengacara, Longo melihat iman umat di sana amat merosot akibat kurangnya katekese di kalangan umat Katolik. Keadaan ini menginspirasinya untuk membentuk Persaudaraan Rosario. Itu terjadi pada tahun 1873. Tujuannya, untuk memulihkan kehidupan iman umat yang merosot. Selain itu, sebagai seorang yang berdevosi kuat kepada Rosario, pada bulan Oktober 1873 Longo mensponsori sebuah festival Rosario untuk menghormati Santa Perawan Maria.

Pada 7 April 1885 Longo menikah dengan Mariana di Fuso. Dia tetap dan terus mempromosikan Rosario hingga wafatnya pada 5 Oktober 1926. Ia dibeatifikasi oleh Paus Yohanes Paulus II pada 26 Oktober 1980. Dalam penutup Surat Apostolik Rosarium Virginis Mariae (Rosario Perawan Maria), Paus Yohanes Paulus II menyebut Beato Bartolo Longo sebagai Rasul Rosario Suci.

BACK