For full functionality of this site it is necessary to enable JavaScript. Here are the instructions how to enable JavaScript in your web browser.

News Detail

BACK
Published on Sep 23, 2020

ST. PADRE PIO

Sebuah Doa
oleh : St. Padre Pio

Tinggallah denganku, Tuhan, karena kehadiran-Mu aku perlukan sehingga aku tidak melupakan-Mu. Engkau tahu bagaimana dengan mudahnya aku meninggalkanmu.
Tinggallah denganku, Tuhan, karena aku lemah dan membutuhkan kekuatan-Mu, sehingga aku tidak sering jatuh.
Tinggallah denganku, Tuhan, karena Engkau adalah hidupku, dan tanpa-Mu, aku tanpa semangat.
Tinggallah denganku, Tuhan, karena Engkau adalah terangku, dan tanpa-Mu, aku berada dalam kegelapan.
Tinggallah denganku, Tuhan, untuk menunjukkan aku kehendak-Mu.
Tinggallah denganku, Tuhan, sehingga aku mendengar suara-Mu dan mengikuti-Mu.
Tinggallah denganku, Tuhan, karena aku ingin mencintai-Mu dengan sangat, dan selalu berada dalam persahabatan-Mu.
Tinggallah denganku, Tuhan, jika Engkau menghendaki aku untuk setia pada-Mu.
Tinggallah denganku, Tuhan, karena meskipun jiwaku miskin, aku berharap jiwaku bisa menjadi tempat penghiburan bagi-Mu, tempat persembunyian kasih.
Tinggallah denganku, Tuhan, karena hari sudah sore dan akan berakhir, dan kehidupan berlalu, kematian, penghakiman, keabadian mendekat. Adalah perlu untuk memperbaharui kekuatanku, sehingga aku tidak akan berhenti di sepanjang jalan, dan untuk itu, aku membutuhkan-Mu. Ini hampir terlambat dan kematian mendekat. Aku takut kegelapan, godaan, kekeringan, salib, penderitaan. O betapa aku memerlukan-Mu, Yesusku, di malam pengasingan ini!
Tinggallah denganku malam ini, Tuhan, dalam hidup dengan segala bahaya, aku memerlukan-Mu.
Ijinkan aku mengenal-Mu sebagai murid-Mu di saat pemecahan roti, sehingga persekutuan ekaristi menjadi terang yang menghilangkan kegelapan, kekuatan yang menahanku, kebahagiaan unik dari hatiku.
Tinggallah denganku, Tuhan, karena pada saat kematianku, aku ingin tetap disatukan dengan-Mu, jika bukan oleh komuni, paling tidak oleh kasih dan rahmat.
Tinggallah denganku, Yesus, aku tidak meminta suka cita ilahi, karena aku tidak pantas, tapi, hadiah keberadaan-Mu, oh ya, aku meminta ini dari-Mu!
Tinggallah denganku, Tuhan, karena Engkau sendirilah yang aku cari. Kasih-Mu, Rahmat-Mu, Roh-Mu, karena aku mencintai-Mu dan tidak meminta hadiah lain kecuali untuk mencintai-Mu lebih dan lebih.
Dengan kasih yang mantap, aku akan mencintai-Mu di bumi dengan segenap hatiku dan tetap mencintai Engkau dengan sempurna dalam keabadian. Amin.

BACK